Bambu Rezeki

 Bambu Hoki

Foto: Adi Cahyo

Baik Diletakkan di Sudut Ruangan

Di luar negeri bambu rezeki dijuluki lucky bamboo atau fortune bamboo. Ia sebenarnya bukan keluarga bambu. Hanya karena bentuknya beruas-ruas seperti bambu, orang pun lantas menyebutnya sebagai bambu. Konon, bambu ini memiliki hoki. Benarkah?

Sesungguhnya bambu rezeki adalah Dracaena Sanderiana atau sering disebut ribbon plant. Tumbuhan ini banyak macamnya. Misalnya Dracaena Reflexa alias Song of India yang umum dijadikan daun potong. Dracaena Tricolor untuk tanaman lanskap. Bahkan ada juga Dracaena yang digunakan untuk pewarna kue.

Dracaena Sanderiana banyak ditanam sebagai komponen taman maupun berdiri sendiri. Ada juga yang ditanam di pot. Bentuk daunnya membulat dan jatuh. Warnanya hijau polos, ada juga yang bergaris putih. Semuanya bisa dirangkai menjadi bambu rezeki.

Banyak yang percaya, rangkaian bambu rezeki tak hanya elok dipandang, tapi juga bisa mengubah keberuntungan. Ia bahkan direkomendasikan oleh master feng shui dan praktisi yang ingin memodifikasi ruangan agar terasa nyaman dan berenergi.

Bambu rezeki merupakan bahan yang ditumbuhkan oleh alam, sehingga energi (chi) jadi kuat dan sempurna. Hingga bisa mengaktifkan energi yang berhenti (stagnan) di sudut ruangan atau di lokasi tertentu. Makanya, rangkaian bambu ini pas diletakkan di sudut ruangan. Sementara pada perayaan Imlek, rangkaian bambu rezeki biasanya laris manis di pasaran. Masyarakat Tionghoa percaya, adanya rangkaian bambu di dalam rumah akan mendatangkan rezeki.

Dracaena mudah dibiakkan dengan stek batang. Bagian batang dipotong sepanjang 20 cm, lantas disemai di media pasir basah. Seminggu kemudian tumbuh akar dan tunas. Ia termasuk tanaman bandel. Bisa ditanam di dalam maupun di luar ruangan. Tahan cahaya sinar matahari langsung maupun tempat teduh. Medianya tak boleh kekeringan. Dracaena butuh cukup air.

Jika ditanam di pot, medianya campuran tanah, pasir, dan pupuk kandang (1:1:1). Dracaena cepat tumbuh, sehingga perlu sering ganti pot. Jika akarnya sudah berdesakan, tanaman tidak subur dan menguning.

Tumbuhan ini mudah dipotong-potong lantas dibikin rangkaian bamboo emerald alias bambu rezeki. Perawatan bambu rezeki sedikit beda dengan Dracaena dalam pot. Lebih sederhana, yaitu cukup ditambah air jika medianya mulai kering. Jangan sampai kekeringan terlalu lama, karena rangkaian bisa mati. Rangkaian ini tahan diletakkan dalam ruang selama berbulan-bulan. Jika tunas sudah besar dan tak bagus lagi, bisa dibongkar. Batangnya jangan dibuang, bisa ditanam laiknya bibit dari stek. Rangkaian bambu rezeki sering terkena busuk batang. Ini karena bakteri dan air tak bersih. Makanya untuk menyiram, sebaiknya gunakan air bersih dan bebas bahan kimia yang merusak. [ary]

 

About these ads

9 thoughts on “Bambu Rezeki”

  1. Saya pernah melihat seorang pengusaha wanita merangkai Lucky Bamboo atau Bambu Rezeki di layar kaca Trans.TV
    Saya ingin sekali merangkai tanaman tersebut yang kebetulan dihalaman rumah saya banyak sekali tumbuhan tersebut. Bisakan mas Adi Cahyo membantu saya mengirim artikel tentang merangkai bambu tersebut secara terperinci serta bahan-bahan yang diperlukan.
    Trims

  2. Saya sangat tertarik dengan bambu rejeki dan ingin memasarkannya di NTT. Tapi saya tidak tau di mana memperoleh bambu rejeki secara kontinyu. Mohon informasinya. Terima kasih..

  3. wow very interesting…
    mas aq juga tertarik buat bisnisbambu hoki ne.
    tolong onfo nya ya terutama buat dapetin bahan bakunya dimana aj…
    thanx a lot

  4. Mas Rudy, skr saya ada tanam bambu cina ini di media air dan tanah. tapi kenapa daun bambunya menguning ? padahal saya setiap hari menyiramnya. seminggu sekali di semprot pupuk yang jual dipasaran. Mas rudy, kalau misalnya kita potong daun yang telah menguning kenapa tidak bisa tumbuh yang baru lagi. mudah-mudahan mas rudy bisa membantu saya. terima kasih

  5. saya sudah dua tahun merawat tanaman bambu rejeki dalam pot.
    setahun pertama, tanaman tumbuh dengan baik.
    namun setahun terakhir, daun tanaman menguning apabila cuaca panas.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s