Satukan Beragam Profesi Lewat Lidah Mertua
Geliat beberapa komunitas tanaman hias yang sudah tumbuh dan menghasilkan banyak kegiatan positif, ternyata menarik minat penggemar sansevieria untuk membentuk wadah yang sama. Di beberapa kota memang sudah muncul komunitas sansevieria, salah satunya di Jogjakarta yang namanya Paimo Paguyuban Ilat Morotuo (lidah mertua). Dari kondisi itu, akhirnya muncul Komunitas Sansevieria (Komsa) Surabaya yang resmi berdiri pada 2 Desember 2007 lalu.
Ketua Komsa, S Effendi, mengatakan pembentukan komunitas ini berawal dari kerinduan penggemar sansevieria untuk berkumpul dan berdiskusi. Sebab, sebelumnya penggemar tanaman gurun ini hanya berkumpul bila ada even seperti pameran. Padahal banyak hal yang bisa diutarakan, terutama tentang tren tanaman ini.
“Terbentuknya kami memang untuk menyatukan semua kepentingan melalui hobi tanaman,” tandas Effendi. “Dari konsep itu, diharapkan bisa merangkul semua kepentingan dan profesi dalam satu wadah hobi, sehingga selain kepentingan tanaman, ke depan juga akan memperbanyak jaringan, terutama dalam segi bisnis,” lanjutnya.
Meski disatukan melalui tanaman, tapi dalam mengambil tema, Komsa sendiri lebih mengutamakan pada persahabatan dan persaudaraan. Bahkan tagline yang diambil adalah ‘Bersama sansevieria kita ciptakan persaudaraan serta lingkungan yang sehat dan indah’.
Slogan itu memang cocok, apalagi dengan isu global warming dan polusi yang makin berat, terutama di Surabaya.
Awal terbentuknya Komsa memang sangat panjang, apalagi pada tahun 2007 lalu tanaman hias sedang di puncak, terutama anthurium. Di situ para penggemar dan penghobi berat sansevieria mulai saling bekomunikasi dan mulai membicarakan pembentukan satu komunitas. Sebab, dengan adanya satu lembaga tersendiri akan meningkatkan image dari tanaman yang dinaunginya.
“Bahkan bukan tak mungkin sansevieria akan naik dan jadi tren pada 2008 ini. Sebab, selain dari keindahan bentuk fisiologis tanaman, lidah mertua juga punya khasiat kesehatan yang besar, yaitu kemampuan untuk menyerap polusi dari asap rokok,” ujar Effendi.
Selain itu, bagi orang kantoran yang berkutat di depan monitor komputer, tanaman sukulen ini juga bisa membantu untuk mengurangi efek radiasi. Bahkan untuk beberapa jenis, bisa dikonsumsi sebagai obat. Dari kelebihan itu yang paling utama adalah kemudahan dalam merawat tanaman sansevieria.
Dari potensi pengembangan yang ada, ternyata menyimpan banyak masalah, terutama tentang konsep ke depan Komsa. Saat ini pengurus Komsa sedang mengembangkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Pilihan ini dilakukan setelah melihat AD/ART yang dimiliki oleh komunitas sansevieria pusat belum memenuhi aspirasi di Surabaya dan Jatim.
Di situ jadi salah satu alasan, kenapa tak mengambil nama Masyarakat Sansevieria Indonesia (MSI) yang sudah terbentuk di Jakarta, karena ada beberapa hal yang dirasa masih kurang. Terget jangka pendek yang sedang dikejar adalah konsolidasi ke dalam untuk merampungkan struktur organisasi, termasuk juga AD/ART.
Selain itu, untuk pengembangan kemampuan dan menjaring penghobi baru tahun ini sudah diagendakan untuk menggelar pameran dua kali dalam satu tahun. Selanjutnya untuk even pameran setidaknya tiga bulan sekali bisa terlaksana. Sebab, target yang diinginkan memang satu kegiatan konkrit, seperti kontes dan pameran. Dari intern sendiri akan diagendakan pelatihan antar anggota, setidaknya satu bulan, satu kali untuk memperdalam ilmu sansevieria. [wo2k]










selamat Sansevieria Surabaya..!! Komunitas Sansevieria (Komsa)
wah koq baru tau !!! ternyata ada juga di sby
gimana caranya ikut serta dlm KOMSA, tp saya masih pemula
gara2nya ya itu td….. tanaman anti polusi dan radiasi
skrg saya sangat tertarik dg sanse
saya adalah salah satu penggemar sanseviera, pemula sich emank,,,
gmana caranya untuk bergabung dengan komsa surabaya ini? bagaimana prosedurnya dan apa saja yang akan saya dapat dari komunitas ini,
terima kasih
Ennol, surabaya…
kalo markas nya komsa itu di surabaya daerah mna sejauhmana perkembangan jual beli sansevieria di surabaya
kalo alamat di jogja dmana yaaaa????
saya sebagai anggota komsa,tapi lama saya tidak aktif karena saya lagi ada di luar pulau,yang saya tanyakan bagai mana saya bisa mengikuti perkembangan dan info – info tentang komsa…?
salam sanseviera dari kami penggemar sanse di probolinggo (proscom)
kami
bagi rekan rekan sanses yang ingin menambah koleksi sanse
nya silahkan klik bebe-florist atau sms ke 085234248999
Pengalaman Pahit………… !
Saya mempunyai pengalaman pahit ketika transaksi sansevieria di internet, biasa setiap malam saya berburu
sansevieria didepan computer, setiap nursery hampir semua
telah saya jelajahi, suatu ketika saya membuka penawaran
dagang yang di tawarkan DHOLPIN FLORA nama pemilik sdr ONDO PARDEDE, disitus websit nya dia menawarkan bandipur
33daun dengan harga menggiurkan 2.5jt dan 20d 1jt, setelah tawar menawar sepakat 2pot terjadi deal 2,8jt. ketika sudah
deal saya tegaskan lagi apakah barang betul bandipur ? dia jawab betul bandipur. tapi betapa terkejutnya ketika barang
datang ternyata parva kenya. ceeeeeeeeeees…. keringat di
ngin langsung mengucur, terbayang uang 2.8 jt melayang.
ketika kami konfirmasi Tuan Ondo tetap bersikukuh bahwa
barangnya bernama bandipur, saya sarankan dia tanya ta
nya ke orang2 akhirnya dia baru mengakui barangnya memang bukan bandipur, dia berjanji mau memberi kompensasi berupa barang, saya sendiri juga tdk berharap
kompensasi berupa uang saya pikir kasihan jangan jangan
uang juga sdh dibuat belanja, waktu itu saya minta kompensasi barang senilai 1jt, dia marah2 karena menganggap saya tdk menghargai barangnya, oke saya
minta barangnya yang ditawarkan di website burdetty seharga 600rb, dia mencak mencak beralasan bahwa barang
yang saya minta itu harganya 2.5jt, oke saya bilang soal kompensasi dipikir sambil jalan nunggu ada barang yang cocok
dan suatu hari dia nawari kompensasi persononi apa burdeti
3daun panjang 30cm, ake saya mau, tapi tunggu punya tunggu sudah 1.5 bulan gak ada kabar beritanya alias zooooooong……….. ! barang tdk dikirim. apes peeeeeeees……
kepada teman teman sanses saya ingatkan untuk hati2 dengan DOLPHIN FLORA atau dengan sdr ONDO Pardede.
karena beberapa hari yang lalu saya buka websitenya nama
barang dan spesikasinya belum di update mudah2an teman teman tdk kena jebak seperti saya. salam sansevieria kpda sesama sanseslover
ikut keanggotaan komsa gmana???
sy kolektor pemula (15thn umur sy) bibit sanse…
smpai saat ini sy pnya skitar 50an jnis sanse…
T E R T I P U………………….. !
salam sanses…….. !
sekedar mengingatkan kepada teman teman sanses di seluruhnusantara, agar hati hati apabila melakukan transaksi kepada saudara EKSIT YULIANTO alamat jalan Prof Moch Yamin Malang jawa Timur, karena yang bersangkutan pernah
mengambil barang saya senilai 20 jt lebih sudah 4 bln yang
lalu sampai sekarang belum terbayar. modus operasi yang dilakukan awalnya beberapa kali dia mengambil barang secara tunai, setelah terjalin hubungan yang baik pembayaran kurang pengambilan terakir beberapa pot sanse antara lain kimalyo induk, lav 2395, tanzania, samurai dwarf, maktof dll dia sama sekali tidak membayar, katanya barang sudah ditunggu bosnya bpk Rony Wijaya Surabaya, sesampai di surabaya uang akan ditranfer, malamnya saya tlp katanya besuk uang ditransfer saya tunggu tdk ada uang masuk setiap saya sms slalu janji besuk malam besuk lusa atau besuk sabtu pasti saya transfer, sampai berbulan bulan tetap belum dibayar dan slalu janji katanya barang belum dibayar oleh bosnya. beberapa kali saya ingatkan kalau barang laku apa sulitnya mengembalikan barang saya tapi dia slalu janji dan memberikan harapan yang jelas. kepada bpk Rony Wijaya saya sampaikan permohonan maaf apabila dng tulisan ini bpk merasa dirugikan tapi niatnya saya tdk mendiskreditkan nama bpk melainkan memberi tahu bpk bahwa nama bapak telah digunakan untuk tujuan yang tidak baik oleh orang2 yang mungkun punya hubungan
dengan bpk atau bahkan sebetulnya tdk kenal sama sekali
saya menulis ini karena beberapa teman di kediri juga menjadi korban ybs dan saya dengar diwilayah lain tulungagung, surabaya juga ada yang mengalami spt saya
karena ulah sdr EKsIT, kepada saudara saya harap anda sadar bahwa apa yang anda lakukan adalh merugikan dan menyengsarakan orang lain, saya tidak tetap berharap anda menyelesaikan secara baik baik permasalahan ini saya teap membuka jalan adanya komunikasi syukur syukur masuh ada tali silahturohim. apaun yang anda lakukan baik anda membayar atau tidak mengembalikan barang atau tidak saya tidak punya niatin untuk menyelesaikan di jalur hukum semua saya serahkan kpd alloh SWT dan suatu saat anda dalam kesulitan yang luar biasa ibaratnya memberi makan ank istri satu hari saja tidak mampu itu semata mata karma dari apa yang telah anda lakukan kpd saya, semoga dengan tulisan ini anda akan sadar dan menyelesaikan tanggungan anda, kepada bpk RONY WIJAYA saya minta maaf kalau nama bpk terbawa bawa karena memang bgt yang diucapkan oleh Saudara EKSIT YULIANTO.
wasalam salam sanses
dari kediri