Rubrikasi Sisipan
Bulan Februari tahun 2008 ini, mungkin bisa dikatakan waktunya prihatin bagi sebagian daerah untuk berbisnis tanaman hias. Tapi di beberapa titik daerah, disinyalir masih bersinar untuk membuka lahan bisnis tanaman hias. Setidaknya, itulah pantauan tim redaksi Tabloid Gallery dalam dua bulan terakhir ini.
Memang, tren bisnis tanaman hias di masing-masing daerah sangat berbeda. Apabila dulu di Karanganyar Jawa Tengah (Jateng) disebut-sebut ‘surga’-nya anthurium, sekarang mungkin ‘gelar’ itu tak lagi terdengar. Namun meski perlahan tapi pasti, bisnis anthurium di daerah itu masih berjalan lancar hingga saat ini.
Kondisi itu berbeda dengan yang terjadi di luar pulau. Katakan di Banjarmasin, Papua atau Menado. Bisnis anthurium di daerah itu ternyata masih ramai. Tapi di pulau Bali dan Bandung, ternyata bisnis anggrek kian marak. Memang tren yang terjadi di lapangan berbeda-beda.
Mungkin sekarang banyak daerah yang tergila-gila dan ‘mendewakan’ sansevieria, tapi perputaran tren yang terjadi di masing-masing daerah tetap berbeda. Untuk itulah, redaksi tetap optimis kalau bisnis tanaman hias tetap akan menduduki peringkat atas, meski di beberapa titik daerah mulai mengalami kejenuhan.
Untuk mengantisipasi kejenuhan pembaca akan hobi tanaman hias, di edisi 16 kali ini redaksi mencoba membuka rubrikasi baru berupa sisipan reptil. Rubrikasi sisipan ini sifatnya universal – berdasarkan kebutuhan pasar. Mungkin di edisi kali ini, redaksi bisa membahas tentang reptil, di edisi depan redaksi bisa mengulas tentang dunia kucing, anjing, ikan atau burung.
Intinya adalah redaksi akan senantiasa berusaha untuk memberikan yang terbaik bagi pembaca di Tanah Air. Selain ingin menyemarakkan dunia hobi di Indonesia, redaksi juga ingin setiap rubrikasi yang ada dalam Tabloid Gallery ini bisa bermanfaat dan diterapkan pembaca dalam kehidupan sehari-hari. Terimakasih.
Kirim kritik dan saran anda melalui blog ini, sebagai bahan kajian, sebab kami segera merealisasikan sebuah tabloid gallery tanaman hias.SalamRedaksi Komplek Gunungsari Indah Blok BB/23Telp : 0317668367Email: tabloid.gallery@gmail.com










Tolong perbanyak info dan tip praktis tentang adenium
salam kenal aja.
)
Profisiat atas tabloid yang akan muncul, dan saya akan jadikan salah satu referensi dalam pekerjaan saya.
Sekedar usul untuk blog ini, warna hijau yang dipilih membuat mata lelah, selain itu huruf-huruf dalam tulisan terlalu kecil. Apakah bisa diubah mas
hai selamat atas terbitnya tabloid gallery,sori telah ikutin. kalau boleh minta alamat Tales nursery(Leslie Quo) Surabaya dink. mau cari aglo
Halo, salam kenal. Contentnya bagus-bagus.
Salam kenal dari pendatang baru anthurium. Kalau boleh saya mau tahu lebih jauh tentang topik “Hibrid Hookeri Gelombang Cinta” yang dibahas di tabloid Galleri edisi 06. Terutama orang yang mempunyai hibrid tersebut. Soalnya saya juga punya hibrid tersebut. Trims.
saya mulai mencintai anthurium dan adenium.Pada tabloid gallery ada sikas kecil 3 daun dengan harga 550 ribu, padahal saya memiliki 2 sikas sejenis masing-masing kurang lebih 100 helai daun dengan panjang daun 1meter .apa semenarik itu sebuah sikas?
tabloid gallery emang top, saya selalu berlangganan tiap bulannya…
saya ingin menanyakan mengenai tanaman yang saya punya..
kira2 jenis tanaman apa ya di bawah ini..?
sudah ada yang menawar 18, cuma saya yakin bahwa tanaman ini berharga tinggi…orang2 menyebutnya pylo pisang air mata ibu…tolong informasinya…terimakasih..
Haii salam kenal, infonya bagus2 boleh tukeran link.Trim’s
saya baru saja membaca tabloid gallery yang baru,
sy tertarik pada artikel anggrek,bisa saya mendapat contact dengan ibu ida yang ada di artikel tersebut??
salam
abadi
Top deh smoga makin maju aja end makin keren
Senang sekali dengan blog tanaman hias, kalau tidak keberatan kita bisa link. Terima kasih
tolong dong bung redaksi,
saya banyak stok anakan Alocasia Black Velvet, Melo Badak, Dragon Scale,
terima order dalam jumlah banyak
paket harga istimewa untuk pedagang,
segera hubungi : iwan Hp. 08158882823
Terimakasih tips2nya, maju terus tabloidgallery…ana link webnya ya…
tabloid gallery emang paling lengkap deh…………
mohon info penyedia bakalan bonsai dong
Salam kenal,
Maju terus Tabloid Gallery. Kami adalah Koperasi Srideli, Kota Medan, Sumut. Srideli mengembangkan bursa tanaman hias & florikultura di Kota Medan di lokasi Istana Maimoon, Jl. Brigjen Katamso No.66, Kota Medan, dengan kerjasama keluarga Kesultanan Deli. Koperasi Srideli merupakan sinergi dari sekitar 40 pedagang, pecinta, & grower aneka tanaman hias. Semoga kita semua dapat menjalin kerjasama.
Dharmawan H. Hutapea
+6281-3966-66669
terimakasih atas tanggapannya…kalo pas jalan ke medan kami pasti mampir…tks
kemana ja neeehh… gallery di bandung ko dah lama ga kliatan di tukang koran…… pa mang dah ga didistribusikan lg ke bandung……………….
Beberapa Minggu terakhir, Tabloid Galery sulit saya temukan di beberapa agen langganan saya di sekitar Cilandak, Jaksel. Salam kenal bagi semua
Salam Kenal,
Saya mau menawarkan kawat Aluminum untuk pembuat bonsai dari Diameter 1mm – 5mm ke No. Telp. yang mana ya? Thanks
minta alamat saudara yusir kusri yg mengulas tentang lengkeng pingpong !terima kasih,bravo tabloid gallery !
lam kenal dari kota pangkal perjuangan ( karawang ) …… dari istana taman gatotkaca toek penggemar bonsai indonesia
salam kenal….
dari Ladika Flora nursery mau mengabarkan kami sudah mempunyai website sendiri : http://www.ladikaflora.com …
semoga bisa makin menambah penggemar tanaman hias di indonesia…
amin..
Kami baru saja menerbitkan page blog yang mungkin bermanfaat untuk banyak orang seperti blog ini, mungkin kita bisa bertukar link..?
infobisnisukm.wordpress.com
Oke..kira2 link ke blog ini mau dibuat seperti apa ya ? Kami juga masih kekurangan gambar untuk galery foto nih, kalo kami ambil dari blog ini boleh ?
Sekalian minta alamat emailnya kalo boleh…
Sangat representatif contentnya..bagus banget bagi perkembangan dunia Agrobis di Nusantara, kalau nggak keberatan mohon di links ke bambukuningnature donk.Terimakasih dan sukses selalu.
moto saya hijaukan dunia, bagi pemburu bonsai hendaknya menanam kembali pohon yang diburu, agar hutan kita tidak terus gundul