Pestisida Alam

Usir Pengganggu dengan Bahan Alam
Tanaman itu ibarat manusia. Ia bisa hidup sehat alias subur, bisa juga hidup sakit akibat terserang penyakit. Banyak penyakit pada tanaman. Salah satunya adalah ulat. Si ulat merupakan bagian dari biang keladi pengrusak tanaman. Bagaimana menghindarinya?
Kehadiran si ulat dan teman-temannya memang membawa kerisauan sendiri bagi pemilik tanaman jenis hortikultura. Mahkluk kecil pengacau ini bisa jadi merusak tampilan dan kesehatan tanaman, sehingga tak sedikit yang menggunakan alternatif semprotan racun pestisida untuk melindungi tanaman dari hama, penyakit, dan binatang.
Saat ini, penggunaan pestisida berbahan dasar zat kimia sudah umum diterapkan. Memakai bahan kimia itu memang sangat ampuh untuk membasmi semua berbagai jenis hama. Namun bisa membahayakan, apalagi dengan takaran yang berlebihan. Kesuburan tanah jadi berkurang, serta pestisida kimia berbentuk cair itu bisa meresap di permukaan daun atau buah.
Bahkan serangga-serangga pemakan ulat dan telur, ikut pula binasa. Untuk mencegah pengaruh itu, sebaiknya menggunakan bahan alami yang tidak berbahaya. Bentuk ini adalah pemberantasan hama yang ramah lingkungan.
“Pestisida alami itu adalah bahan-bahan yang berasal dari alam. Ia memanfaatkan jenis tumbuhan yang memiliki kelebihan mengusir hama, penyakit, dan binatang,” kata pembudidaya tanaman buah di Surabaya – Dani.
Aman dan Ramah Lingkungan
Pestisida alam ini dikenal juga dengan pestisida nabati. Merupakan bahan aktif tunggal atau majemuk yang berasal dari tumbuhan yang bisa digunakan untuk mengendalikan organisme pengganggu tumbuhan. Pestisida nabati ini bisa berfungsi sebagai penolak, penarik, antifertilitas (pemandul), pembunuh, dan bentuk lainnya.
Secara umum, pestisida nabati diartikan sebagai suatu pestisida yang bahan dasarnya dari tumbuhan yang relatif mudah dibuat dengan kemampuan dan pengetahuan terbatas. Karena terbuat dari bahan alami atau nabati, maka jenis pestisida ini bersifat mudah terurai (bio-degradable) di alam, sehingga tak mencemari lingkungan dan relatif aman bagi manusia dan ternak peliharaan, karena residu (sisa-sisa zat) mudah hilang.
Dani mengatakan, di Indonesia ada banyak jenis tumbuhan penghasil pestisida nabati. Bahan dasar pestisida alami ini bisa ditemui di beberapa jenis tanaman, dimana zat yang terkandung di masing-masing tanaman memiliki fungsi berbeda ketika berperan sebagai pestisida. Dalam fisiologi tanaman, ada beberapa jenis tanaman yang berpotensi jadi bahan pestisida. Apa saja tanaman itu?
1.    Kelompok tumbuhan insektisida nabati. Merupakan kelompok tumbuhan yang menghasilkan pestisida pengendali hama insekta. Bengkoang, serai, sirsak, dan srikaya diyakini bisa menanggulangi serangan serangga.
2.    Kelompok tumbuhan antraktan atau pemikat. Di dalam tumbuhan ini ada suatu bahan kimia yang menyerupai sex pheromon pada serangga betina dan bertugas menarik serangga jantan, khususnya hama lalat buah dari jenis Bactrocera dorsalis. Tumbuhan yang bisa diambil manfaatnya, daun wangi (kemangi), dan selasih.
3.    Kelompok tumbuhan rodentisida nabati, kelompok tumbuhan yang menghasilkan
pestisida pengendali hama rodentia. Tumbuh-tumbuhan ini terbagi jadi dua jenis, yaitu sebagai penekan kelahiran dan penekan populasi, yaitu meracuninya. Tumbuhan yang termasuk kelompok penekan kelahiran umumnya mengandung steroid. Sedangkan yang tergolong penekan populasi biasanya mengandung alkaloid. Jenis tumbuhan yang sering digunakan sebagai rodentisida nabati adalah
gadung racun.
4.    Kelompok tumbuhan moluskisida adalah kelompok tumbuhan yang menghasilkan pestisida pengendali hama moluska. Beberapa tanaman menimbulkan pengaruh moluskisida. Diantaranya daun sembung dan akar tuba.
5.    Satu lagi, kelompok tumbuhan pestisida serba guna, dimana kelebihan kelompok ini tak hanya berfungsi untuk satu jenis. Misalnya insektisida saja, tapi juga berfungsi sebagai fungisida, bakterisida, moluskisida, dan nematisida. Tumbuhan yang bisa dimanfaatkan dari kelompok ini, yaitu jambu mete, lada, tembakau, dan cengkeh. [santi]
Aplikasi Pestisida Alami
Dari sekian banyak jenis tanaman yang berfungsi sebagai pestisida nabati ini, tembakau yang paling sering digunakan. Selain bahannya mudah dijumpai, penggunaannya pun tak terlalu ribet. Bahkan bisa diterapkan sendiri di rumah. Tertarik untuk membuat pestisida aman bagi tanaman Anda? Dani Bambang Suryo, punya cara asik dalam memanfaatkan tembakau.
Pertama yang harus dilakukan, rendam sebanyak setengah kilogram tembakau dalam 2 liter air dan diamkan selama satu hari. Barulah keesokan harinya bisa digunakan. Waktu menyemprot sebaiknya dilakukan pada sore hari. Bila masih tersisa bisa disimpan kernbali. Tapi lamanya tak boleh lebih dari seminggu. Dengan ditaruh di tempat yang tidak terkena sinar matahari.
Mengapa tembakau bisa jadi bahan pestisida alam? Itu karena dalam tembakau terdapat nikotin, dimana zat ini merupakan 0,3-5% dari berat kering tembakau yang berasal dari hasil biosintesis di akar dan diakumulasikan di daun. Nikotin merupakan racun syaraf yang potensial dan digunakan sebagai bahan baku berbagai jenis insektisida atau pengendali serangga.
Ada pula cara pencegahan alami untuk mencegah datangnya hewan pengganggu itu. Dengan menanam beberapa jenis tanaman yang berbau menyengat, seperti daun sereh atau kemangi. Aromanya yang khas nisa jadi penghambat bagi serangga atau hama untuk hinggap di tanaman. Pepohonan ini dapat ditanam di sekitar kebun. Selain itu, daunnya pun dapat dimanfaatkan untuk sayur dan bumbu dapur. [santi]

3 thoughts on “Pestisida Alam”

  1. Bisakah anda menjelaskan Apa daun2 itu di tumbuk atau di rebus

    ditumbuk bisa di rebus juga bisa yang penting zat didalamnya bisa keluar dan menjadi cairan, pilih yang termudah

  2. saya setuju dengan blog anda mengenai pestisida nabati. akan tetapi bahan2 tersebut sangat mahal sekali untuk di dapatkan di daerah saya.dan kebetulan di dekat lingkungan saya tinggal ini ada banyak sekali pohon mimba, yg saya tau ada blog yg menyatakan mimba juga bisa digunakan sebagai pestisida nabati. saya baru mau mencoba siih disamping telah menanam banyak tanaman jenis pestisida nabati yg anda sebut di blog anda.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s