Program Akar pada Adenium

Percantikan Melalui Program yang Matang
Jika mau serius dan fokus, banyak cara yang bisa digunakan untuk memperindah dan mempercantik koleksi adenium. Salah satunya dengan program akar. Meski dibutuhkan kesabaran dan ketelatenan, hasil yang keluar pun dijamin tak mengecewakan.
Dinamankan program, karena metode ini pada dasarnya suatu terapi atau program yang disiapkan unntuk menyetir pola tumbuh dan membentuk keluarnya akar. Maka, menghasilkan adenium dengan tampilan akar formal dan umumnya rapi.
“Untuk melakukannya, biasanya disiapkan adenium yang sudah berusia satu tahun. Dan, biasanya dalam usia ini batang yang menopang sudah mulai mengeras. Sebenarnya pemilihan bisa bentuk apa saja. Namun bila ingin adenium terlihat cantik, tak ada salahnya jika dipilih juga adenium dengan perantingan yang menarik. Terlebih ini akan jadi pelengkap koleksi adenium kesayangan,” kata Kolektor dan Pebisnis Adenium di Jogjakarta – Prastowo.
Setelah itu, lakulan proses pemotongan. Sebagai tanaman yang tak berkambium, bagian yang terpotong ini kelak akan tumbuh dengan sendirinya. Pemotongan biasanya dilakukan sejajar dan lurus di bagian bawah (kurang lebih 3-5 cm), sesuai selera dan tanaman terlihat unik kelak.
Setelah proses pemotongan, jemur adenium, sehingga bagian potongan ini mongering. Proses ini biasanya membutuhkan waktu berhari-hari, bahkan sampai seminggu. Setelah itu, barulah didapat adenium dengan bagian batang bawah yang benar-benar kering. Pada tahap ini, biasanya bagian potongan juga diberi bahan anti jamur, bakteri, dan perangsang akar. Tujuannya, jelas untuk melindungi bagian yang luka.
Begitu kering, barulah proses kita lakukan. Saranya, siapkan stereofom bekas bungkus barang elektronik atau apa saja yang bersifat padat dan tak berubah bentuk (seperti besi yang bisa berkarat sewaktu-waktu). Bentuk dan potong bulat bahan ini, sehingga pas dengan diameter tanaman. Jangan lupa, bagian atas stereoform sebaiknya dibuat miring dengan sudut 450. Bisa juga dengan lebar bagian atas lebih kecil jika dibanding dengan bagian bawah.
“Itu tujuannya untuk membuat jalan agar akar bisa tumbuh dengan teratur dan bagus.
Setelah jadi dan dipasang (seperti tatan pada tanaman di bagian bawah), barulah tanaman bisa ditaruh di media tanam,” ujar Prastowo.
Untuk menjaganya tetap berdiri, biasanya tanaman akan diikat dengan tali di bagian atas sampai bawah. Itu untuk menstabilkan dan memaksimalkan pertumbuhan akar. Baru setelah sekitar 3 bulan, tanaman akan terlihat akar dan jangan heran pola tumbuhnya mendatar dan seragam. Itu sesuai dengan apa yang diinginkan dan alasan mengapa proses ini dinamakan program akar.
“Sebaiknya, proses ini dilakukan dengan alat dan bahan media yang steril. Bagaimana pun, tanaman yang luka sangat rentan akan penyakit dan bakteri. Jika itu tidak diperhatikan, maka masalah bonggol busuk akan mengancam sewaktu-waktu,” ungkap pria yang sudah mulai berkecimpung dengan adenium sejak tahun 2000 ini.
Melipat Gandakan Harga Normal
Jika Anda berniat ingin menjadikan tanaman ini sebagai sumber mata pencaharian alias dijual, tak ada salahnya jika disarankan menggunakan cara ini. Otomatis, tanaman akan terlihat cantik dan jika dilihat dari segi bisnis akan berharga lebih mahal. Jika dilihat secara umum, harga untuk satu adenium berusia satu tahun lebih adalah sekitar Rp 5000. Biasanya, tanaman ini dijual dengan apa adanya dan tanpa sentuhan perawatan, sehingga terkesan apa adanya.
Namun harga kian berubah, ketika adenium dapat sentuhan perawatan dan percantikan. Dengan membuatnya sebagai seni kontemporer misalnya. Harga senantiasa berubah hingga 5 sampai 8 kali lipat di pasaran. Namun jika sudah dilakukan program akar, harga tak hanya 8 kali, bahkan sampai 50 kali lipat.
“Umumnya, setelah adenium diprogram akar dan pada saat usia di atas satu tahun dengan tinggi sekitar 40 cm, harga yang dipatok sekitar Rp 250-Rp 300 ribu. Tergantung pada keindahan dan keunikan akar yang ada,” ujar Prastowo.
Itu jelas suatu harga yang pantas dari proses kerja keras yang memakan waktu hingga berbulan-bulan dan fokus penuh. Keindahan tanaman pada proses ini juga tak selalu dipersepsi dengan harga mahal. Sebab, dalam setiap kali perlombaan, juri sering menambah poin lebih untuk koleksi dengan bagian akar yang tertata dengan baik. [hyo]
Perawatan Pasca Program Akar
Pada dasarnya seperti grafting, luka yang terbentuk sebaiknya jangan diberi air berlebih dulu, terutama ketika proses pengeringan. Sebab, itu bisa memicu munculnya pembusukan pada akar. Selain itu, juga dalam hal penanaman sebaiknya air jangan diberi terlebih dulu. Sebab, proses adaptasi biasa dilakukan setelah 2-4 hari perawatan. Setelah itu, perawatan bisa dilakukan seperti biasa. Namun untuk menjaga agar tanaman tetap lembab, air sebaiknya diberikan di bagian media tanam.
“Setelah waktu diperkirakan cukup, baru media tanam dan bagian akar bisa disiram penuh dengan air. Lalu, perawatan dilakukan seperti biasa,” imbuh ayah dua orang anak ini. Selain frekuensi dan kapan saatnya tanaman disiram, penggunaan media juga perlu diperhatikan. Porousitas media dalam hal ini sangat diperlukan. Biasanya media sekam yang dicampur dengan pasir malang adalah campuran yang sering digunakan untuk media tanam. Dengan komposisi sekam bakar yang lebih tinggi. Penggunaan sekam bakar lebih dianjurkan daripada sekam basah, karena unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman. [hyo]

One thought on “Program Akar pada Adenium”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s