Tips Berbelanja Adenium

Bonggolan vs Biji
Belanja adenium ternyata ada skill atau ketrampilannya. Saat Anda memutuskan membelinya, tak ada salahnya jika Anda mengenal asal-muasal dari tanaman tersebut. Sebab, umumnya di pasaran tersedia dua jenis macam adenium dengan metode pengembangan yang berbeda satu dengan yang lain.
Ketika berbelanja adenium – Dani – Pecinta Adenium di Jawa Timur (Jatim), terlihat heran. Sebab, dia dihadapkan oleh dua pilihan dengan karakteristik struktur adenium yang berbeda. Hal ini dilihat dari bonggol dan batang yang terlihat berbeda satu dengan yang lain.
Setelah beberapa menit melihat-lihat, Dani pun mencoba menanyakan jenis dari kedua adenium tersebut. Dan, alangkah kagetnya dia ketika mendapatkan jawaban nama yang sama dari bonggolan batang bawah tersebut. Mungkin hal itu seringkali terjadi pada Anda, terutama bagi mereka kolektor atau pencinta adenium yang baru mulai mencintai tanaman dari famili apocynaceae ini.
Kendati banyak yang lebih memilih bunga yang menarik, tapi tak sedikit pula orang yang senang dengan bonggol. Perlu Anda ketahui, dalam perbanyakan dan perkembangan adenium lokal di pasaran, terdapat dua macam jenis, yaitu adenium lokal bonggolan dan adenium lokal biji. Sesuai dengan namanya, mungkin Anda sudah menebak bagaimana kedua jenis adenium ini berkembang dan mulai tumbuh.
Suistono, Pebisnis Adenium di Kedamean Gresik Jatim, menuturkan kalau keberadaan kedua jenis adenium tersebut memiliki sejumlah karakteristik dan keunggulan masing-masing, sehingga tak ada satu jenis yang dominan disukai oleh konsumen, meski kecenderungan kesitu ada.
“Adenium bonggolan biasanya berasal dari batang atas yang dipotong atau dengan kata lain ini adalah salah satu perkembang-biakan vegetatif melalui stek. Sedang adenium biji, biasanya ditanam sejak tanaman berusia biji sampai besar,” ujar pria yang sering dipanggil Tokyo ini.
Jika melihat dari bagaimana cara budidayanya, jelas masalah waktu yang jadi pembeda selain bentuk dan struktur. Adenium bonggolan jelas memiliki waktu budidaya lebih cepat dibanding dengan adenium biji yang harus menunggu beberapa tahun untuk membesarkan adenium ini.
“Meski begitu, tak ada satu pun (dari kedua jenis ini) yang memiliki keunggulan atau kekurangan yang dominan,” imbuh Tokyo.
Untuk mengenali kedua jenis ini tidaklah sulit, karena meski dilihat satu kali, kedua jenis ini sudah dapat dikenali. Ciri paling mudah untuk mengenali jenis ini adalah melihat dari batangnya.
“Adenium bonggol biasanya terdiri dari satu batang yang mejulang tinggi. Itu berbeda dengan adenium biji. Selain itu, umumnya batang pada posisi terbawah (dekat dengan media tanam) pada adenium biji lebih lebar jika dibanding dengan batang atas dan itu merupakan hal yang tak dimiliki pada jenis bonggol,” ungkap Tokyo.
Sebenarnya, lanjut Tokyo, jika Anda akan membeli, penjual akan menawari dua jenis ini terlebih dulu. Bagi penjual yang sudah malang-melintang, tak jarang Anda akan diberi tips singkat mengenai keunggulan kedua jenis ini.
Dibedakan Berdasar Karakteristik Bonggol
Selain batang, adenium lokal bonggolan dan biji umumnya juga dibedakan atau memiliki keunggulan karakteristik bonggol yang berbeda satu dengan yang lain. Dan, sebagaimana membedakan batang, cara ini juga sama mudahnya.
“Biasanya jika pada usia sama, kedua jenis sudah mengeluarkan ketela (sebutan petani adenium Gresik untuk  bonggol adenium), maka akan keluar dua karakter yang berbeda. Dan, biasanya karakter tersebut saling bertolak belakang,” kata Tokyo.
Sebagaimana yang sudah dijelaskan oleh Tokyo, kedua jenis adenium ini jika sudah berbonggol akan menampilkan keunikan satu dengan yang lain. Jika pada adenium biji, bonggol yang keluar akan terlihat gemuk dan seringkali kontras ketika kita melihatnya dengan ukuran batang kecil.
Untuk itulah, biasanya kebutuhan akan adenium jenis ini sering didominasi oleh mereka yang bertujuan untuk berkreasi mengukir bonggol jadi unik kreasi (kelas dalam kontes adenium yang sering diperlombakan).
“Maka, jika dibandingkan dengan adenium bonggolan, pembelian adenium ini memiliki popularitas sedikit di atas bila dibandingkan dengan adenium bonggolan,” imbuh Tokyo.
Namun pada jenis adenium bonggolan, bonggol yang keluar tak begitu gemuk. Meski ukuran bonggol sedikit besar, tapi jika dibandingkan dengan batang yang muncul, ukurannya sering tak jauh berbeda. Meski begitu, bonggol yang ada pada jenis ini memiliki keistimewaan, yaitu jika terlihat bonggol yang muncul, seperti akar liar yang saling membelit.
Bahkan jika dipelihara dengan baik, bonggol yang sudah terencana dangan baik bisa tumbuh dengan tinggi. Ukuran biasanya disesuaikan, jika tidak ada masalah (seperti bonggol busuk), bonggol bisa naik sampai beberapa puluh sentimeter. Namun bonggol juga bisa disederhanakan hanya dengan beberapa sentimeter sesuai dengan selera. [adi]
Harganya tak Jauh Berbeda
Meski popularitas adenium biji sedikit di atas adenium bonggolan, tapi umumnya harga yang ditawarkan tak begitu jauh berbeda. Paling tidak, itu harga untuk ukuran adenium dengan kualitas dan usia yang sama.
“Untuk usia dua tahunan, adenium yang masih dalam polyback (belum mendapatkan perawatan percantikan), harga yang ditawarkan senilai Rp 100 ribu. Itu harga untuk kedua jenis. Meski kadang ada selisih beberapa, yaitu Rp 10 ribu untuk adenium biji,” papar Tokyo.
Meski begitu, lanjut Tokyo, harga itu belum bisa dibuat patokan. Pasalnya, kembali lagi pada kondisi dan kualitas adenium, otomatis dapat meningkatkan nilai jual adenium itu sendiri. Namun meski begitu, harga yang ditawarkan rata-rata sekitar Rp 100 ribu. Namun jika sudah terkena tangan seniman adenium (mendapatkan aneka perawatan percantikan), harga yang ditawarkan senantiasa belipat.
Biasanya untuk adenium yang sudah mendapatkan perawatan percantikan (baik bonggolan maupun biji), seperti perantingan, penyambungan mahkota, dan pengangkatan bonggol, harga yang ditawarkan bisa mencapai Rp 300 ribu. Itu umumnya berlaku pada adenium yang usianya 2 tahun lebih.
Tertarik, mumpung banyak pameran tanaman hias, tak ada salahnya Anda menambah satu lagi koleksi tanaman dengan jenis ini. Selain perawatan yang mudah dan cocok untuk daerah panas (cuaca umumnya di kota besar), dijamin keindahan tanaman sukulen (tanaman yang mempunyai kemampuan menyimpan air) ini tak akan pernah habis dinikmati setiap harinya. [adi]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s