Meneropong Bisnis Buah Naga di Banjarbaru, Kalsel

Terapkan Budidaya Buah Naga dalam Pot
Bisnis buah naga di Indonesia memiliki prospek cerah. Selain cara menanamnya mudah, permintaan pasar bagus. Wajar bila petani buah naga di Kalimantan Selatan (Kalsel) – Cempaka Banjarbaru, punya cara lain untuk melakukan budidaya buah ini. Itu karena daerah ini identik sebagai pulau dengan struktur tanah kurang bersahabat. Cara unik ini mungkin bisa dilirik, terlebih bila Anda ingin menjadikan buah ini sebagai tanaman buah dalam pot (Tabulampot).
Buah naga dalam pot. Mungkin istilah itu sudah tidak asing lagi di telinga Anda. Meski di Indonesia belum banyak dijual dengan cara ini – di luar negeri, seperti China dan Vietnam, tanaman ini sering dijual secara insidental untuk menyambut perayaan-perayaan tertentu, seperti Imlek (Tahun Baru China).
Uniknya, beberapa buah ini sering diikutsertakan dalam batang buah naga dalam pot yang tingginya kurang lebih setengah meter. Warna merah adalah warna keberuntungan. Konon, warna itu membuat buah yang rasanya manis dengan biji-biji kecil berwarna hitam ini tersebar di seluruh daging buah dan dicari orang ketika merayakan pergantian tahun China.
Terlepas dari fenomena itu, buah naga dalam pot juga disuka orang untuk keperluan tertentu, seperti tanaman hias atau untuk dinikmati dengan cara lain. Misalnya, dengan menyuguhkan pohon yang berbuah di meja makan. Tak hanya di Jawa, produksi buah naga juga sudah mulai berkembang di Kalsel. Tepatnya, di daerah Cempaka Banjarbaru, Kalsel.
Uniknya, tren buah naga yang terjadi di Tanah Air hampir sama, yaitu permintaan pasar terlalu tinggi, sehingga produksi tidak sampai dikirim ke luar negeri (ekspor). Bahkan jika dibandingkan dengan pengemasan, di pulau ‘transmigran’ – Banjarbaru Kalsel ini memiliki cara unik untuk mempopulerkan buah naga dibandingkan di daerah lain, yaitu dengan menjualnya dalam pot, seperti di beberapa negara lain.
Sama dengan Buah Naga di Kebun
Petani Buah Naga di Banjarbaru Kalsel – Sukirno, mengatakan media tanam untuk buah naga dalam pot pada dasarnya sama dengan buah naga di kebun, yaitu tanah biasa dan pupuk secukupnya, dengan perbandingan 1:3.
“Namun jika menghadapi tanah yang memiliki tingkat keasaman tinggi, seperti di Kalimantan, penambahan golomit (batu gunung) harus dilakukan untuk menurunkan tingkat keasaman,” ujar Sukirno.
Untuk masalah perawatan, hampir tak ada bedanya dengan buah naga yang ditanam di kebun. Paparan sinar matahari penuh setiap hari dan penyiraman untuk menghindari dehidrasi adalah proses yang dilakukan untuk menjaga perkembangan tanaman secara optimal. Satu hal yang perlu dicatat dalam hal ini, lanjut Sukirno, ranting buah naga yang menghasilkan banyak buah, belum tentu sesuatu yang positif. Sebab umumnya, buah yang muncul harus dibatasi, karena untuk menjaga kualitas.
“Umumnya, buah naga bisa berbuah sampai 20-an buah dalam sekali panen. Hanya sebaiknya dipangkas jadi 5 buah. Sebab bila kebanyakan buah, maka tidak akan tumbuh besar dan juga peluang buah tanpa isi (kopong) akan sangat besar, jika ranting syarat akan buah,” ungkap Pria kelahiran 19 September – 40 tahun silam ini.
Umumnya jika menjual buah naga, kulitas barang harus terjaga dengan baik dibandingkan dengan kuantitas. Semakin besar dan berat buah naga, maka semakin baik pula hasil panen. Jika dalam pengalaman, buah naga bisa mencapai berat 1 kg dan ini adalah buah yang sempurna dengan pertumbuhan optimal. Setidaknya, itu menurut Sukirno saat ditemui redaksi Tabloid Gallery di Banjarbaru Kalsel belum lama ini.
“Dalam hal keluar barang, berapapun jumlah hasil panen selalu habis ketika dilempar di pasaran yang saat ini mencakup beberapa daerah di pulau Kalimantan, seperti Banjarmasin dan Sampit,” kata Sukirno. [adi]
Cara Budidaya Buah Naga dalam Pot
Tak hanya petani buah naga di pulau Kalimantan yang bisa membuat buah naga dalam pot. Penghobi pemula pun bisa melakukan hal ini. Untuk membuat buah naga dalam pot, menurut Sukirno, ada beberapa hal yang harus Anda lakukan dan yang jangan dilakukan. Sebab, kesalahan proses atau pemilihan ranting, membuat panen tak kunjung tiba, bahkan tidak terjadi sama sekali.
Berikut cara budidaya buah naga dalam pot yang biasa dilakukan oleh Sukirno, yaitu:
1. Pemilihan ranting yang ideal. Biasanya ranting dipilih pada bagian atas yang menjulur. Entah mengapa, sesuai dengan pengalaman, ranting yang menghadap ke atas akan sulit, bahkan tidak pernah berbuah. Untuk itulah, sebaiknya cari ranting yang menjulur ke bawah.
2. Proses pemotongan. Setelah dipotong, jangan langsung menanam split buah naga Anda. Sebab, dahan yang sudah terpisah ini harus melalui beberapa proses. Salah satunya proses pendiaman. Hal ini biasa dilakukan dalam beberapa hari sampai satu minggu.
3. Setelah kering, biasanya tak hanya terlihat pada bagian batang bawah yang tidak bergetah, tapi batang akan terlihat mulai berakar. Hal ini pertanda jika tanaman sudah mulai bisa ditanam.
4. Proses berikutnya adalah pemotongan. Umumnya, bentuk V lancip digunakan untuk mempermudah tanaman dalam pertumbuhan. Hal ini bertujuan untuk mengeluarkan kambium yang terbungkus dalam kulit tanaman. Potong ketiga batang dengan ukuran yang sama.
5. Barulah persiapkan media tanam dalam polly back atau pot sesuai dengan selera. Ingat jika tanah terlalu asam, sebaiknya gunakan golomit untuk menguranginya.
6. Setelah dirasa cukup, barulah tanaman bisa ditanam dengan cara menancapkan. Jika proses yang Anda lakukan sudah benar, hanya dalam waktu 5 bulan, tabulampot buah naga Anda akan berbuah.
Tabulampot buah naga adalah bisnis yang menggiurkan. Bagaimana tidak, jika dibandingkan dengan bibitan yang belum berbuah, perbandingan harganya terlalu tinggi. Di Banjarbaru Kalsel sendiri – per bulan Maret ini untuk tanaman bibitan belum berbuah biasa dijual dengan harga berkisar Rp 50 ribu. Dan, untuk tabulampot buah naga yang berbuah, harganya mencapai Rp 200 ribu per pot. [adi]

6 thoughts on “Meneropong Bisnis Buah Naga di Banjarbaru, Kalsel”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s