Lidah Jin, Ehgen Bergi, Foscalina

Lebih Indah dan Lebih Mahal

Ketiga jenis sansevieria ini mempunyai kekuatan lebih di warna dan karakter yang membuatnya bernilai mahal. Mau tahu kelebihannya?

Lidah jin mempunyai bentuk batang kuat dan meruncing dengan warna hijau kuat. Ehgen bergi punya bentuk melengkung dan memiliki kanal lebar dengan paduan warna hijau dan coklat. Foscalina punya karakter lebih lembut dengan batang lebar dan memadukan grafis warna coklat dan hijau.
Dilihat dari jenis dan kelas sansevieria memang beragam, tapi jangan melihat kelas sebagai satu kualitas. Namun lebih pada apreasiasi masyarakat untuk mendapatkan dengan harga lebih mahal. Sebab selain dari kelangkaan harga jual sansevieria, juga dilihat dari karakter tanaman.
Saat kita melihat jenis trifasciata, tentu akan berbeda dengan jenis cylindrica. Karakter cylidrica jelas lebih kokoh dibandingkan dengan trifasciata yang berdaun lebar. Di situ, harga pasar ternyata mengarah pada karakter tanaman, membuat batang keras mempunyai harga lebih mahal.
Daun Kuat Lidah Jin
Kondisi ini membuat jenis lidah jin atau sansevieria aethiopica punya harga lebih mahal. Karakter yang kuat dan kekar, membuatnya masuk dalam jajaran tingkat atas tanaman yang dikenal sebagai lidah mertua ini. Di pasaran untuk jumlah daun 5 buah, penjual akan melepas setidaknya Rp 1,2 juta.
Memang nilainya fantastis untuk sebuah sansevieria yang dulunya dikenal sebagai tanaman pagar. Lidah jin sendiri merupakan salah satu sebutan sansevieria di negara tetangga, Malaysia. Sedangkan di Indonesia disebut dengan lidah mertua. Entah karena lidah para mertua di Indonesia terkenal tajam, tapi yang jelas jenis ini banyak menghuni lahan kolektor tanaman hias.
Bentuk daunnya disebut batang, mempunyai warna hijau dengan bintik hijau tua yang merata di semua bagian daun. Ujungnya runcing yang juga jadi ciri khas jenis sansevieria. Daun yang imiliki termasuk dalam jenis panjang, karena meski mempunyai kanal, tapi arah geraknya lurus mendatar, tak melengkung.
Karakter lurus ini, membuat lidah jin membutuhkan pot lebih besar atau lokasi yang lebih luas, karena ujung runcingnya bisa rusak bila diletakkan berdempetan. Celakanya, ujung yang rusak sudah tak akan kembali. Jadi sayang, bila ujung daun cacat hanya karena kesalahan lokasi.
Untuk proses pertumbuhan juga jadi nilai lebih, karena proses perkembangan lidah jin termasuk lama, sehingga proses perbanyakan juga membutuhkan wkatu lebih, akhirnya jadi jarang di pasaran. Di situ jelas, kalau harga akan lebih mahal.
Saat berencana untuk memiliki jenis ini yang harus diperhatikan pertama kali adalah kesehatan tanaman yang ditandai dengan kondisi daun/batang yang bersih mengkilat dan gemuk. Gemuk disini akan terlihat bahwa kerutan yang muncul tak kusam serta mampu mengeluarkan warna dengan cerah.
Sebaiknya memilih yang sudah mempunyai daun lebih dari 3 untuk menandai kalau daun tumbuh memutar/rouset. Jangan lupa, untuk mengingatkan siapa saja untuk tak mendekati daun yang hendak keluar, karena sangat rentan untuk rusak bila terkena sentuhan.
Lengkungan Daun Ehgen Bergi
Jenis satu ini memang cukup banyak dilihat saat pameran atau bursa, tapi paduan warna coklat dan hijau di tepi daun membuatnya berbeda. Jadi, harga jual yang ditawarkan setidaknya Rp 750 ribu untuk satu pot dengan jumlah daun sekitar 8 lembar. Angka yang mahal bila dibandingkan dengan jenis tanaman lainnya, tapi tetap memiliki keistimewaan sendiri.
“Jenis ini berdaun panjang, tapi melengkung ke bawah,” tandas Penghobi Sansevieria di Sidoarjo Jawa Timur (Jatim), Daeng Yene. Istimewanya arah gerakan daun tak memutar, tapi mendatar, sehingga dari depan daun akan mempunyai muka yang datar dengan daun yang saling bertumpuk. Berbeda dengan tanaman hias lainnya yang bergerak memutar membentuk struktur rouset.
Itu masuk akal bila stau potnya sudah mengocek kantong mahal, karena dari bentuk tanaman sudah mempunyai kelebihan. Warnanya terjadi metamorfosis, dimana saat keluar dari batang warna hijau muda dan makin tua mendekati ujung. Warna tetap jadi satu hal yang sensitif di dunia tanaman hias, sehingga perubahan sedikit apapun akan meningkatkan harga jual dan tentunya popularitas.
Dari list/tepi daun yang muncul juga masih mengandalkan warna, karena dari hijaunya daun akan diikuti dengan gradasi warna coklat. Warna coklat muncul hampir sama dengan warna di bagian daun yang rusak, termasuk struktur bergerigi dan kasar. Tapi jangan khawatir, karena kondisi ini memang normal, bahkan jadi satu kelebihan.
Karakter daun yang bergelombang dan mempunyai kanal besar, membuat jenis ini juga lebih unggul dari yang lain. Cara memilih yang tepat adalah mencari bentuk yang pipih, dimana gerakan daun mengarah ke samping seluruhnya, bukan ke depan dan ke belakang. Biasanya terlihat saat daun sudah berjumlah antara 3-4 lembar. Ini untuk menandakan kemurnian jenis ehgen bergi yang mempunyai gerakan daun tumbuh dalam satu garis lurus.
Foscalina yang Eksotik
Jenis ini memang dari kelas genus kirkii yang mempunyai warna coklat, berdaun lebar, berkanal, dan tepi daun bergelombang. Daun tumbuh memutar dengan bagian tengah yang mempunyai lubang sebagai tempat keluarnya daun baru.
Warna yang muncul terkesan eksotis, karena cenderung gelap, meski hanya memadukan antara warna coklat dan motif bergaris coklat tua. Karakter daun yang muncul tak lagi panjang atau lurus, tapi lebih pipih, melengkung, dan pendek. Ukurannya kecil, dimana untuk 5 daun diametar tak lebih dari 30 cm dan dijual dengan harga Rp 400 ribu.
Harga jenis ini memang lebih bersahabat, karena proses pertumbuhan lebih cepat dari dua jenis di atas, sehingga proses perbanyakan jadi lebih cepat. Namun kesulitannya adalah menghasilkan satu prduk berkualitas yang punya kesehatan dan tentunya bentuk yang sempurna.
Memilih jenis ini tak terlalu sulit, tinggal memperhatikan struktur daun. Pada tanaman yang sehat, daun akan halus dan mengkilat. Jangan lupa juga memperhatikan warna yang muncul, karena warna cerah tentu menandakan tanaman tumbuh normal. Terakhir, tentu melihat dari atas untuk menandai arah gerak daun apakah memutar/rouset atau tidak. [wo2k]

One thought on “Lidah Jin, Ehgen Bergi, Foscalina”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s