Category Archives: Herbal

Jambu Biji dan Jeruk Kikit

‘Hajar’ Berbagai Penyakit dalam Tubuh
Bila kita sedang jalan-jalan di kebun tetangga sebelah atau di sebuah taman kota, tak jarang Anda melihat jambu biji atau jeruk kikit yang ranum. Apalagi saat ini keberadaan tanaman jambu biji atau jeruk kikit jarang ditemui, bahkan di pekarangan rumah Anda sendiri mungkin.

Padahal bila Anda tahu rasa dari dua buah ranum ini, mungkin Anda bakal banting setir untuk mampir membeli tanaman jambu biji atau jeruk kikit. Dua buah ini selain enak dimakan atau dibuat minuman jus, tentu Anda sudah menduga kalau ternyata ia berkhasiat sembuhkan beberapa penyakit.

Namun beberapa diantara penikmat buah-buahan di Tanah Air, tentu tak sedikit dari Anda yang tak menyangka kalau jambu biji dan jeruk kikit bisa ‘menghajar’ beberapa penyakit dalam tubuh Anda. Mau tahu? Tentu saja Pakar Herbal Indonesia, Ning Harmanto, bakal berbagi tips tentang khasiat yang dimiliki jambu biji dan jeruk kikit ini.
Jambu Biji
Ia memiliki nama latin Psidium guajava. Di daerah jambu biji biasa disebut dengan nama galiman, masiambu, jambu klutuk, bayawas, lutu hatu, kayawase, dan dambu. Adapun deskripsi tanamannya merupakan tanaman perdu, dengan tinggi 5-10 meter. Batangnya berkayu, bulat, kulit kayu licin, mengelupas, bercabang, dan warnanya coklat kehijauan. Continue reading Jambu Biji dan Jeruk Kikit

Advertisements

Sarang Semut Obat 1000 Penyakit

potongan melintang tanaman rumah semut

 

Sarang Semut dengan nama imiah myrmecodia pendans merupakan tanaman yang didalamnya digunakan sebagai sarang semut. Didalamnya terdiri dari labirun yang digunakan semut sebagai liang untuk melakukan aktifitasnya. Meski sebagai tanaman yang tidak biasa namun khasiat pengobatan yang dimiliki sangat luar biasa.
Sarang semut diperkenalkan pertama kali di pedalaman Papua yang biasa digunakan sebagai obat oleh warga setempat selain buah merah. Tanaman ini diolah sebagai campuran bubur dan juga sebagi minuman dengan tujuan untuk meningkatkan imunitas tubuh. Selain itu banyak juga yang menggunakan sebagi obat untuk berbagai penyakit dalam.Khasiat herbal yang dimiliki ditandai dengan kandungan zat-zat aktif seperti antioksidan, polifenol, dan glikosida yang terkandung dalamnya. Ketiga zat ini sangat membantu tubuh manusia untuk mengontrol beragam penyakit maut. Salah satunya sebagai imuno stimulan untuk menambah kekebalan tubuh.
Secara teknis zat imuno stimulan akan membantu dan melindungi sel-sel tubuh agar dapat menjalankan pekerjaan dengan baik. Bila sel berfungsi baik maka penyakit gangguan sel bisa di cegah dan diobat. Penyakit ganguan sel yang paling sering diterima tubuh adalah kanker.
Kandungan zat yang dimiliki memang didukung oleh aktifitas semut di dalamnya dimana banyak zat yang menguntungkan tertinggal dalam bagian tanaman. Pada semut sendiri antioksidan berperan sebagai zat penting untuk proses pembentukan koloni. Selain itu juga sebagai benteng bagi tempat penyimpanan telur dari panyakit.
Bila di lihat kondisi ini hampir mirip dengan madu yang dikeluarkan lebah untuk melindungi telurnya. Pada semut khasiat yang muncul kemungkinan besar berasal dari kelenjar liur semut yang berinteraksi dengan tanaman dan beberapa mikroba lainnya.
Selain mencegah dan mengobati kanker sarang semut juga efektif membantu penyembuhan berbagai macam penyakit gangguan jantung, ambien (wasir), rematik, stroke, maag, gangguan fungsi ginjal dan prostat. Bahkan pegal linu, melancarkan ASI, migren, melancarkan pembuluh darah, lever, bahkan memulihkan gairah seksual juga bisa diambil dari khasiat tanaman ini.Ditambah lagi kandungan herbal yang dimiliki bisa menghambat enzim xantin oksidan yang bisa memicu asam urat dan radikal bebas. Bagi penderita diabetes tanaman ini juga menjadi satu alternatif yang wajib dicoba. Pasalnya kandungan zat yang dihasilkan semut akan menetralisir kadar gula dalam darah.
Secara logika ini dimungkinkan sebab gula menjadi satu makanan utama semut dan dipastikan kandungan antibodi yang dimiliki terhadap senyawa gula sangat lengkap. Jadi lawan gula secara almai dengan zat yang dimiliki oleh semut lewat sarangnya. Sebab meski memakan gula semut tidak terkena diabetes
Untuk mendapatkan khasit sarang semut caranya sangat mudah. Potong kecil-kecil tanaman sarang semut yang sudah cukup dewasa. Ukurannya dewasa cukup mudah, setidaknya lebih besar atau sama dengan botol air mineral ukuran 1,5 liter. Sebab semakin besar akan semakin banyak koloni semut didalamnya dan makin banyak juga zat menguntungkan yang dimiliki.
Setelah dipotong tipis dan kecil, jemur hingga kering atau bisa dimasukkan kedalam oven. Dari potongan kering ini direbus sekitar 15-20 menit untuk mengekstrak kandungan didalamnya. Setelah itu air rebusan bisa diminum langsung atau diberikan bahan tambahan untuk mengurangi rasa pahit.
Ekstrak sarang semut bisa diminum setiap hari baik sebagai obat maupun pencegahan.Selain dalam bentuk potongan rumah semut juga bisa di kemas dalam bentuk serbuk dengan cara menumbuk potongan yang sudah kering.Dosisnya untuk satu sendok makan direbus dengan dua gelas air (400cc) sampai didapatkan satu gelas air rebusan. Buang ampasnya dan minum hanya air rebusan saja. [wo2k]

Catherine Wilson

Catherine Wilson

Foto : Ary

Sehat dengan Detoks dan Kunyit Asem

Siapa mengira, kalau tubuh indah dan segar Keket – panggilan akrab Catherine Wilson – didapat dari minum jamu beras kencur dan kunyit asem buatan sang ibu tercinta. “Ini sudah menjadi tradisi sejak dulu, aku selalu menjaga kebugaran dengan ramuan-ramuan tradisional,” kata Keket.

Keket juga mengaku, kalau ia takut terserang liver, karena kelelahan. Maklum, aktifitasnya sebagai artis dan model papan atas, membuat jadwal istirahatnya lumayan terbengkelai, sehingga ia harus menyempatkan istirahat di tengah-tengah kegiatan syuting dan show.

Selain istirahat, model cantik yang tergabung dalam sekolah akting di Look Performing Art School ini juga teliti dalam mengatur pola makannya. Keket sangat mengandalkan makanan berserat, seperti sayur dan buah-buahan, selain ramuan tradisional yang sering diminumnya. Keket pun kini makin mengerti akan pentingnya detoks dan bahaya toxin. Untuk itulah, ia rajin mengkonsumsi toxilite, salah satu suplemen detoks yang praktis, nyaman, tanpa rasa sakit, dan terbuat dari bahan alami. Continue reading Catherine Wilson

Lusy Rahmawati

Lucy Rachmawati

Foto : Ary

Tak Takut Konsumsi Alpukat
Rendahkan Kolesterol dan Perindah Kulit

Menjaga kesehatan menjadi hal yang mutlak dilakukan siapa saja. Lagian, siapa yang tak mau hidup sehat? Tak terkecuali mantan vokalis AB Three, Lusy Rahmawati. Sebagai penyanyi sekaligus ibu rumah tangga, menjaga kesehatan jadi hal penting bagi Lusy. Terlebih ia memiliki aktifitas tinggi antara eksis di dunia hiburan dan kehidupan rumah tangganya bersama sutradara film, Jose Purnomo.

Untuk menjaga kesehatan itu, Lusy tak perlu repot melakukannya, karena dengan rajin mengkonsumsi alpukat, banyak manfaat yang didapatkannya. Meski banyak mengandung lemak, kata Lusy, alpukat justru menurunkan kadar kolesterol serta mencegah kanker, penyakit jantung, dan gangguan hati. Buah ini juga membuat kulit dan rambut lebih indah serta meningkatkan libido.

Alpukat (Persea Americana Mill) termasuk ke dalam famili tumbuhan lauraceae. Tanaman ini dikenal dengan nama asing advocaat atau avocado pear. Tanaman alpukat berasal dari Amerika Tengah (Meksiko, Peru, Venezuela) dan diperkirakan masuk ke Indonesia pada abad ke-18.

Tanaman ini berupa pohon yang tingginya dapat mencapai lebih dari 20 meter. Pohon alpukat sangat cocok tumbuh pada ketinggian antara 200-1000 m di atas permukaan laut. Curah hujan yang diperlukan tumbuhan ini antara 1500-3000 mm per tahun.

Di Indonesia, tanaman alpukat masih merupakan tanaman pekarangan, belum dibudidayakan dalam skala usaha tani. Walaupun bisa ditanam di seluruh wilayah Indonesia, daerah sentral produksi alpukat masih terbatas di Pulau Jawa, Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi, Bali, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Timur, dan Nusa Tenggara Barat.

Tinggi Lemak

Alpukat dikenal sebagai sumber lemak yang sangat tinggi, yaitu 14,66g per 100g. Kandungan lemak alpukat melebihi durian, yaitu mencapai dua kali lipatnya. “Hal itu yang menyebabkan sebagian masyarakat menjadi khawatir untuk mengonsumsinya, terutama kaum wanita, karena alasan takut menjadi gemuk,” ujar Lusy.

Dari pengalamannya itu, Lusy mengatakan konsumsi alpukat 200 gram per hari terbukti tidak meningkatkan berat badan. Pendapat bahwa alpukat adalah buah yang banyak mengandung lemak dan karena itu tidak sehat, memang sudah lama sekali beredar di masyarakat. Faktanya, alpukat memang mengandung lemak yang tinggi, tapi umumnya terdapat dalam bentuk lemak tidak jenuh tunggal (monounsaturated fatty acids = MUFA). Continue reading Lusy Rahmawati

Acha Septriasa

foto by: Ary

Cantik dengan Buah-buahan

Siapa tak kenal Acha Septriasa. Kekasih Irwansyah ini makin melambung berkat kemampuan vokalnya yang menawan lewat beberapa lagu yang ia bawakan, seperti lagu bertajuk Heart dan Love is Cinta.

Tak hanya jago menyanyi, ia juga handal berakting di depan kamera. Terbukti beberapa film yang sempat ia mainkan, seperti film Love Is Cinta dan sinetron Andai Ku Tahu di RCTI, selalu dibanjiri penonton. Di balik kesuksesannya itu, tampil cantik jadi satu modal utama untuk eksis menapaki dunia hiburan Tanah Air. Untuk menjaga kecantikannya itu, Acha mengaku rajin mengkonsumsi buah-buahan, seperti tomat dan pepaya. Berikut Acha berbagi tips pada pembaca Tabloid Gallery :

Continue reading Acha Septriasa