Category Archives: Profil

Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia

Bonsai memang tanaman spesial. Sebab, penggemarnya pun kebanyakan dari kalangan seniman atau elite. Namun saat ini, image kalau bonsai tanaman mahal itu sebaiknya dihapus. Pasalnya, bagi Anda yang tinggal di daerah pun dapat jadi anggota penggemar bonsai, meski tak harus memiliki bonsai. Kok bisa?

Foto:Ledanta Nursery 

Kini, hal itu bisa dibuktikan dalam salah satu visi berdirinya Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI). “Dalam sosialisasinya, kiprah PPBI tak hanya ada di pusat, tapi juga membaur ke daerah-daerah. Sebab, masing-masing daerah mempunyai potensi yang harus dikembangkan, sehingga di lain sisi juga sebagai pemberdayaan masyarakat terhadap hasil alam, khususnya tanaman yang potensi untuk bonsai,” kata Ketua PPBI cabang Tuban, Munasir. Continue reading Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia

Advertisements

Euphorbia Kristata

 Indahnya yang Abnormal

 Siapa sangka, euphorbia Cacat atau abnormal justru memiliki pesona. Kekurangannya itu justru membuat popularitasnya naik. Ia senantiasa terlihat unik dan itu bisa mendongkrak harga hingga berkali-kali lipat.

dominasi-daun-dan-batang-kritata.jpgNamanya euphorbia kristata. Ia terlihat berbeda dari euphorbia kebanyakan. Biasanya, euphorbia tampil dengan keserempakan bunga yang dipadu dengan warna harmonis. Tapi kristata cenderung didominasi dengan keserempakan daun. Di situlah letak keunikan tanaman asli pulau Madagaskar ini.

Dikatakan kristata, karena bentuk batangnya tersusun secara berhimpitan, sehingga terlihat rapat. Begitu pula dengan alur titik tumbuh dan duri. Sedangkan daunnya tumbuh di pinggiran batang bagian atas. Sekilas bentuknya mirip kipas. Batang bagian bawahnya hanya tersusun duri yang mengikuti kontur batang.

Kombinasi keserempakan daun itu makin mempercantik performance-nya. Tak heran jika kristata masuk dalam kategori tanaman langka. Kolektor tanaman hias Semarang, Tiok, mengatakan kelangkaan kristata ini berpengaruh pada harga jual. Untuk kristata lokal, harganya bisa mencapai Rp 3 juta. Bentuknya yang makin berhimpitan, membuat harganya makin mahal. Continue reading Euphorbia Kristata

Komunitas Tanaman Karnivora Indonesia

Pertahankan Nephentes dari Kepunahan

Terkenal dengan sosoknya seperti monster, tanaman ini dikenal sebagai karnivora pemakan serangga. Untuk itulah selain mengagumi bentuknya, tak jarang orang penasaran dengan sifatnya. Namanya kantong semar. Ia pernah masuk dalam kurikulum studi kita saat duduk di bangku sekolah.

  • Diluar negeri Nephentes menjadi salah satu tanaman hias favorit.Video by wolle1900

Saat itu, mungkin tak sedikit guru yang mengatakan tanaman ini hanya bisa tumbuh dan berkembang di daerah asalnya. Suhu, kelembaban, dan media tanam tertentu, membuat tanaman ini susah berkembang di daerah lain. Inilah  yang pada akhirnya membuat nephentes tergolong satu diantara beberapa tanaman endhemik (tumbuh sesuai dengan habitat aslinya). Continue reading Komunitas Tanaman Karnivora Indonesia

Melihat Konsep Unik Galeri Daun, Bandung

Dekorasi adalah Segalanya

Foto-foto: Don

Bisnis tanaman hias di Tanah Air boleh ramai. Tapi masalah strategi, tentu masing-masing pemilik nurseri punya taktik untuk mempertahankan usahanya. Di Bandung, ada nurseri unik berlabel Galeri Daun. Konsepnya boleh jadi inspirasi Anda yang memang ingin tampil beda untuk menggaet konsumen sebanyak-banyaknya.

galeri-daun.jpg

Tempatnya cukup strategis, yaitu di kota Bandung. Kota yang lengkap dengan hawa sejuk nan hijau di sekelilingnya. Bila Anda pecinta tanaman hias, tak ada salahnya melihat konsep unik Galeri Daun di Bandung ini. Selain lokasi yang menunjang, tempatnya terkesan kreatif yang syarat dengan seni, bahkan menyerupai tempat pameran seni lukis atau sejenisnya.

Di setiap pojoknya, terpajang jenis tanaman hias yang diletakkan rapi laiknya lukisan yang diberi space sendiri di masing-masing ruang, lengkap dengan lampu redup sebagai penerangnya. Tampilannya begitu teduh dipenuhi dedaunan dipadu dengan pot-pot klasik penuh ukiran. Nuansa itu menyerupai pameran lukisan, hanya wujud obyeknya adalah tanaman hias, seperti anthurium, adenium, aglaonema, anggrek, bonsai, dan euphorbia. Hal itu lain dari nurseri pada umumnya yang menaruh tanaman hias ala kadarnya. Continue reading Melihat Konsep Unik Galeri Daun, Bandung

Andariani- Pemilik Florist & Stones Surabaya

Foto-foto : Bayu Setio

 Andariani- Pemilik Florist & Stones Surabaya

Percaya Diri dengan Tanaman Hias Lokal

Sosoknya terlihat sederhana. Namun siapa sangka, wanita murah senyum ini adalah pengusaha tanaman hias sukses di kota Surabaya.

Biasanya, setiap pengusaha tanaman hias menyukai tanaman impor, karena dinilai cukup menguntungkan. Selain itu, tanaman impor lebih mudah dan praktis daripada memperbanyak sendiri. Namun ternyata, tidak semua pengusaha bisa menerima produk impor, karena bisa mempengaruhi harga jual produk lokal.

Andariani, pemilik Florist&Stones Surabaya, salah satunya. Ia memilih untuk konsentrasi mengembangkan tanaman hias lokal daripada tanaman hias impor. Alasannya, produk lokal mempunyai karaktersitik lebih bagus dari barang impor yang dikembangkan melalui kultur jaringan.

Wanita ini masuk ke bisnis tanaman hias dari hobi yang ditularkan oleh kedua orangtuannya sejak kecil. Dari kesukaannya pada tanaman hias itu, maka mulailah ia membuka usaha untuk mengkomersilkan tanaman hias koleksinya sejak dua tahun yang lalu. Hasilnya, tentu sudah pasti sangat menguntungkan. Apalagi sang suami yang dinikahinya sejak tahun 1997 cukup mendukung usahanya itu. Continue reading Andariani- Pemilik Florist & Stones Surabaya

Catherine Wilson

Catherine Wilson

Foto : Ary

Sehat dengan Detoks dan Kunyit Asem

Siapa mengira, kalau tubuh indah dan segar Keket – panggilan akrab Catherine Wilson – didapat dari minum jamu beras kencur dan kunyit asem buatan sang ibu tercinta. “Ini sudah menjadi tradisi sejak dulu, aku selalu menjaga kebugaran dengan ramuan-ramuan tradisional,” kata Keket.

Keket juga mengaku, kalau ia takut terserang liver, karena kelelahan. Maklum, aktifitasnya sebagai artis dan model papan atas, membuat jadwal istirahatnya lumayan terbengkelai, sehingga ia harus menyempatkan istirahat di tengah-tengah kegiatan syuting dan show.

Selain istirahat, model cantik yang tergabung dalam sekolah akting di Look Performing Art School ini juga teliti dalam mengatur pola makannya. Keket sangat mengandalkan makanan berserat, seperti sayur dan buah-buahan, selain ramuan tradisional yang sering diminumnya. Keket pun kini makin mengerti akan pentingnya detoks dan bahaya toxin. Untuk itulah, ia rajin mengkonsumsi toxilite, salah satu suplemen detoks yang praktis, nyaman, tanpa rasa sakit, dan terbuat dari bahan alami. Continue reading Catherine Wilson

Lusy Rahmawati

Lucy Rachmawati

Foto : Ary

Tak Takut Konsumsi Alpukat
Rendahkan Kolesterol dan Perindah Kulit

Menjaga kesehatan menjadi hal yang mutlak dilakukan siapa saja. Lagian, siapa yang tak mau hidup sehat? Tak terkecuali mantan vokalis AB Three, Lusy Rahmawati. Sebagai penyanyi sekaligus ibu rumah tangga, menjaga kesehatan jadi hal penting bagi Lusy. Terlebih ia memiliki aktifitas tinggi antara eksis di dunia hiburan dan kehidupan rumah tangganya bersama sutradara film, Jose Purnomo.

Untuk menjaga kesehatan itu, Lusy tak perlu repot melakukannya, karena dengan rajin mengkonsumsi alpukat, banyak manfaat yang didapatkannya. Meski banyak mengandung lemak, kata Lusy, alpukat justru menurunkan kadar kolesterol serta mencegah kanker, penyakit jantung, dan gangguan hati. Buah ini juga membuat kulit dan rambut lebih indah serta meningkatkan libido.

Alpukat (Persea Americana Mill) termasuk ke dalam famili tumbuhan lauraceae. Tanaman ini dikenal dengan nama asing advocaat atau avocado pear. Tanaman alpukat berasal dari Amerika Tengah (Meksiko, Peru, Venezuela) dan diperkirakan masuk ke Indonesia pada abad ke-18.

Tanaman ini berupa pohon yang tingginya dapat mencapai lebih dari 20 meter. Pohon alpukat sangat cocok tumbuh pada ketinggian antara 200-1000 m di atas permukaan laut. Curah hujan yang diperlukan tumbuhan ini antara 1500-3000 mm per tahun.

Di Indonesia, tanaman alpukat masih merupakan tanaman pekarangan, belum dibudidayakan dalam skala usaha tani. Walaupun bisa ditanam di seluruh wilayah Indonesia, daerah sentral produksi alpukat masih terbatas di Pulau Jawa, Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi, Bali, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Timur, dan Nusa Tenggara Barat.

Tinggi Lemak

Alpukat dikenal sebagai sumber lemak yang sangat tinggi, yaitu 14,66g per 100g. Kandungan lemak alpukat melebihi durian, yaitu mencapai dua kali lipatnya. “Hal itu yang menyebabkan sebagian masyarakat menjadi khawatir untuk mengonsumsinya, terutama kaum wanita, karena alasan takut menjadi gemuk,” ujar Lusy.

Dari pengalamannya itu, Lusy mengatakan konsumsi alpukat 200 gram per hari terbukti tidak meningkatkan berat badan. Pendapat bahwa alpukat adalah buah yang banyak mengandung lemak dan karena itu tidak sehat, memang sudah lama sekali beredar di masyarakat. Faktanya, alpukat memang mengandung lemak yang tinggi, tapi umumnya terdapat dalam bentuk lemak tidak jenuh tunggal (monounsaturated fatty acids = MUFA). Continue reading Lusy Rahmawati