Di Balik Kemolekan si Ratu Bunga Berduri

Tak hanya dipajang di pot untuk penghias teras, pak sien hwa-sebutan euphorbia di China-ternyata juga cantik dipelihara sebagai border di taman. Apalagi tanaman ini tahan ’berjemur’ di bawah sengatan matahari. Tanaman ini pun termasuk adaptif dan mampu bertahan hidup di sembarang lokasi serta tahan serangan hama dan penyakit.

Awalnya, euphorbia tumbuh subur di Madagaskar. Tempat hidupnya di daerah panas dan kering. Dari sanalah, sekitar 2000 spesies yang berbeda diintroduksi sejak tahun 1821, kemudian menyebar ke China hingga ke Thailand.

Berkat tangan para penyilang, muncullah jenis-jenis baru. Sejak saat itu, si ratu bunga berduri ini melanglang buana hingga ke Eropa, Timur Tengah, Amerika, dan Asia, termasuk Indonesia. Sebutan euphorbia diambil dari nama seorang dokter raja Juba dari kerajaan Mauritania di Afrika Utara, Euphorbus. Atas jasanya, euphorbia yang tumbuh di gurun berpindah menjadi hiasan yang cantik di rumah. Sosok tanaman sedang, tinggi sekitar 150 cm, dan lebar 100 cm dengan dompolan bunga hingga menyelimuti batang.

Continue reading Di Balik Kemolekan si Ratu Bunga Berduri

Advertisements

Kemerdekaan Florikultura Nasional

Pembaca dan penggemar tanaman hias di Tanah Air, di edisi ke dua ini kami kembali menyapa Anda dalam suasana hari kemerdekaan RI yang ke-62. Kali ini, kami mencoba menyajikan beragam rubrik yang lebih segar dan bervariasi. Beragam kritik dan saran yang terus masuk ke meja redaksi, tentunya jadi pemicu semangat kami untuk terus berkarya dan memperbaiki mutu serta kwalitas rubrikasi di Tabloid Gallery. Jika boleh membandingkan, maka semangat yang kami miliki kira-kira sama dengan semangat para penjuang saat melawan penjajah.

Terlalu berlebihan? Tidak, sebab ratusan kritik, saran yang Anda kirimkan ternyata memberikan semangat tersendiri bagi seluruh awak redaksi. Tidak tanggung-tanggung, cacian dan makian yang Anda kirimkan melalui email, SMS, dan komentar via blog tabloidgallery.wordpress.com justru memompa tekad dan niat kami untuk terus berbenah.

Masih dalam semangat kemerdekaan, sajian di second edition ini menyajikan berbagai liputan tentang kontes dan bursa tanaman hias di Jember dan Jogjakarta, yang kesemuanya bertema tentang hari kemerdekaan RI.

Nuansa patriotisme terlihat di kedua ajang ini, bukan saja spanduk yang berisi heroisme kemerdekaan RI, namun semangat untuk memajukan floricultural Indonesia, justru layak diacungi jempol. Di Jogjakarta, even bertajuk Merah-Putih Adeniumku 2007 dijadikan sebagai ajang pembuktian para penghobi adenium dan euphorbia Jogjakarta, Jateng, dan sekitarnya. Sementara di Jember, even yang digelar merupakan ajang pamer penghobi bonsai bahwa mereka tetap eksis di tengah gempuran penghobi anthurium dan adenium.

Continue reading Kemerdekaan Florikultura Nasional

Salam Redaksi

Edisi Perdana

Tanaman hias menjadi sebuah fenomena. Para pecinta tanaman hias kini tidak hanya didominasi oleh kalangan proletar, namun kalangan kelas atas juga ikut mencintai flora. Yup, warnanya yang indah, dan faktor fungsional sebuah tanaman yakni mengurangi polusi udara sudah menjadi daya tarik tersendiri.

Tanaman hias kini bukan lagi sebagai penghias dan penyejuk rumah Anda. Warna bunganya yang indah, serta daun yang lebar membuat sedap dipandang, terlebih faktor fungsional sebagai pembuat oksigen membuat rumah penghuninya menjadi sejuk.

 

Bagi pemilik nurseri, tanaman hias kini sudah menjadi ladang bisnis yang mampu mendatangkan rupiah. Keuntungan mendatangkan (impor) tanaman hias dari luar negeri tenyata cukup menggiurkan, Akan tetapi kehadiran produk impor ini menimbulkan kesan (image) atau citra negatif dan menurunkan apresiasi masyarakat akan produk hortikultura nasional.

Kehadiran Tabloid Gallery, sebagai media yang mengulas tentang tanaman hias memang cukup terlambat, tapi sesuai kata pepatah, “Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali”. Di edisi perdana ini, Tabloid Gallery hadir dengan format berani. Yakni menampilkan liputan khusus/wawancara ekslusif dengan nursery dari Thailand, yang berisi teknik pembibitan adenium. Selama ini, Thailand memang dikenal sebagai importir tanaman hias terbesar. Alasannya, karena penampilan, kemasan, dan kualitas produk disana jauh lebih baik. Sementara, untuk produk hortikultura, Thailand mampu memasok dan menjualnya di pasar-pasar bergengsi (supermarket, hipermarket, dan pasar swalayan).

Bukankah Indonesia merupakan negara agraris, dengan iklim tropis, dimana adenium, anthurium, aglaonema, dan euphorbia bisa tumbuh dengan baik.

Kondisi tersebut tentu memprihatinkan, apalagi negara kita mempunyai iklim yang sangat bersahabat untuk tanaman iklim tropis. Dilihat dari data Direktorat Jendral Holtikultura Depertemen Pertanian, perkembangan produksi Komoditas Hortikultura dari tahun 2005-2006 untuk tanaman hias tangkai, meningkat 9,65%. Melihat angka yang dimiliki, maka sangat mungkin industri tanaman hias di Indonesia akan menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Tentunya dengan dukungan berbagai pihak. Langkah yang dilakukan oleh negara jiran diatas seharusnya menjadi pemicu bagi industri tanaman hias lokal untuk lebih mandiri dengan tidak menggantung pada impor. Begitu juga dengan konsumen, diharapkan mampu dan mau mencintai produk dalam negeri. Terakhir, yang penting adalah dukungan dari pemerintah Indonesia untuk memajukan industri tanaman hias.

Tampil sebagai katalisator dalam industri tanaman hias, kami juga mencoba memberikan alternatif mengembangkan usaha dari penguatan kualitas lewat merawat bunga, tips herbal, peluang usaha, serta menggali potensi daerah yang sengaja kami sajikan menjadi sebuah informasi tentang tanaman hias. Sekaligus kami tidak lupa untuk memberikan beberapa lokasi alternatif untuk menikmati tanaman hias bersama keluarga.

Akhir kata, tak ada gading yang tak retak, kami menunggu kritik dan saran anda sebagai bahan meningkatkan kualitas tabloid gallery.

Raih Jutaan Rupiah dengan Impor Bunga Thailand


murtadji-ok2.jpg

Sosoknya sederhana. Kemana-mana selalu menguntai senyum. Tapi siapa sangka, pria sederhana ini adalah pengusaha tanaman hias yang berhasil mengimpor euphorbia dari Thailand.

Warna-warni euphorbia Thailand yang indah dan bunganya yang semarak bergerombol telah menarik hati Murtadji, pemilik Setyawati-Murtadji (SM) Garden di Kandat Kediri. Kecintaan pria kelahiran Kediri, 10 November 1949, ini pada euphorbia dimulai dari tahun 2005. Sejak saat itulah ia mulai mengoleksi euphorbia sedikit demi sedikit.

Ia tak menyangka setelah koleksi euphorbia Thailand-nya banyak, ternyata tahun 2006 lalu euphorbia Thailand juga jadi tren di Kediri. Saat itu euphorbia yang ada di Kediri dan beberapa kota besar di Indonesia, seperti kota Surabaya dan Malang, harganya masih tinggi hingga puluhan juta.
Melihat nilai euphorbia yang tinggi itu, akhirnya Murtadji membaca peluang usaha di bidang tanaman hias yang saat itu masih asing, khususnya di daerah Kediri. Sementara permintaan pasar akan euphorbia di daerah Kediri makin banyak, maka Murtadji mengembangkan hobinya itu jadi sebuah bisnis tanaman hias kecil-kecilan.

Meski banyak jenis tanaman hias, seperti anthurium, aglaonema, dan adenium, pria murah senyum ini tak bisa ke lain hati. Hatinya tetap ‘jatuh cinta’ pada tanaman hias jenis euphorbia. Continue reading Raih Jutaan Rupiah dengan Impor Bunga Thailand

Oleh2 dari kontes Adenium Jombang

Adenium Jombang

Tanaman hias saat ini memang sedang digandrungi banyak orang. Buktinya, di setiap even tanaman hias selalu dipenuhi para hobbies. Salah satunya di even Jombang Edenium Expo 2007 yang digelar mulai 22 Juli hingga 2 Agustus mendatang di Alun-alun Jombang.

Diikuti oleh 256 peserta, even ini memperebutkan rekor nasional adenium. Selain itu, di tingkat bursa tanaman hias diikuti oleh 72 stan yang bisa membukukan nilai Rp 600 juta dalam empat hari saja.

 

Adenium Expo sendiri merupakan agenda tahunan yang digelar oleh Paguyuban Pecinta Adenium (PPADI) Jombang. Biasanya, agenda ini dilaksanakan dua kali dalam setahun. Sebelumnya, PPADI Jombang menggelar pameran yang sama untuk tingkat regional sekaligus deklarasi kepengurusan pada Desember tahun 2006 lalu.

Continue reading Oleh2 dari kontes Adenium Jombang

Si Cantik dari Hutan Tropis

 AglaonemaAglaonema, sri rejeki, atau chinese evergreen merupakan tanaman hias populer dari suku talas-talasan atau Araceae. Genus Aglaonema memiliki sekitar 30 spesies.Habitat asli tanaman ini adalah di bawah hutan hujan tropis, tumbuh baik pada areal dengan intensitas penyinaran rendah dan kelembaban tinggi.Tanaman ini memiliki akar serabut serta batang yang tidak berkambium (Berkayu).Daun Menyirip serta memiliki pembuluh pengangkut berupa xilem dan floem yang tersusun secara acak.Kini berbagai macam Aglaonema hibrida telah dikembangkan dengan penampilan tanaman yang sangat menarik dengan bermacam-macam warna, bentuk, dan ukuran daun sehingga jauh berbeda dari spesies alami.wikipedia.org

Lebih dekat dengan Anthurium


Anthurium termasuk tanaman dari keluarga Araceae. Tanaman berdaun indah ini masih berkerabat dengan sejumlah tanaman hias populer semacam aglaonema, philodendron,keladi hias, dan alokasia. Dalam keluarga araceae, anthurium adalah genus dengan jumlah jenis terbanyak. Diperkirakan ada sekitar 1000 jenis anggota marga anthurium.

Anthurium termasuk jenis tanaman evergreen atau tidak mengenal masa dormansi. Di alam, biasanya tanaman ini hidup secara epifit dengan menempel di batang pohon. Dapat juga hidup secara terestrial di dasar hutan.

Daya tarik utama dari anthurium adalah bentuk daunnya yang indah, unik, dan bervariasi. Daun umumnya berwarna hijau tua dengan urat dan tulang daun besar dan menonjol. Sehingga membuat sosok tanaman ini tampak kekar namun tetap memancarkan keanggunan tatkala dewasa. Tidak heran bila tanaman ini memiliki kesan mewah dan eksklusif.

Dimasa lalu, anthurium banyak menjadi hiasan taman dan istana kerajaan-kerajaan di Jawa. Konon, dipuja sebagai tanaman para raja.

Secara umum anthurium dibedakan menjadi dua yaitu jenis anthurium daun dan jenis anthurium bunga. Anthurium daun memiliki daya pikat terutama dari bentuk-bentuk daunya yang istimewa. Sedangkan anthurium bunga lebih menonjolkan keragaman bunga baik hasil hibrid maupun spesies. Biasanya jenis anthurium bunga dijadikan untuk bunga potong.

Diperoleh dari “http://id.wikipedia.org/wiki/Anthurium”


Hijau itu Indah